Info TPB UNCP: Kalender Akademik Semester Ganjil dan Genap T.A. 2025/2026 bisa dicek disini Info TPB UNCP: Jadwal Ujian Tengah Semester (UTS) Ganjil 2025/2026: Tanggal 10 - 15 November 2025 Info TPB UNCP: Pendaftaran Mahasiswa Baru Universitas Cokroaminoto Palopo Tahun Akademik 2026/2027 Gelombang 2, dimulai pada tanggal 01 s/d 31 Desember 2025 Info TPB UNCP: Pendaftaran dapat juga dilakukan secara online dengan mengunjungi website www.pmb.uncp.ac.id

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Kependidikan merupakan Fakultas pertama di UNCP dengan mengelola 6 Program Studi, yaitu S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, S1 Pendidikan Matematika, S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, S1 Pendidikan Bahasa Inggris, S1 Pendidikan Biologi, dan S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar.

Fakultas Pertanian

Fakultas Pertanian (FAPERTA) merupakan salah satu dari 4 fakultas dilingkup Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP). FAPERTA membina dua program studi yakni Program Studi S1 Agribisnis dan Program Studi S1 Agroteknologi.

Fakultas Sains

Fakultas Sains (FSAINS) merupakan salah satu dari 4 fakultas dilingkup Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP). FSAINS membina empat program studi yakni Program Studi S1 Biologi, S1 Fisika, S1 Kimia, dan S1 Matematika.

Fakultas Teknik Komputer

Fakultas Teknik Komputer (FTKom) pada saat dibentuk sampai sekarang membina satu program studi yaitu program studi S1 Teknik Informatika. Walaupun hanya membina satu program studi, telah dibentuk lima konsentrasi peminatan yaitu: Rekayasa Perangkat Lunak, Jaringan Komputer, Multimedia, Desain Web, dan Sistem Informasi Geografis.

Program Pasca Sarjana

Program studi S2 Pendidikan Matematika merupakan program baru di Universitas Cokroaminoto Palopo. Saat ini Program Studi S2 Pendidikan Matematika sedang mengusulkan ke BAN-PT dengan akreditasi minimal C.

Tampilkan postingan dengan label Materi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Oktober 2023

Pembagian Wujud Kebudayaan Menurut Julian Hoxley

Wujud Kebudayaan Menurut Julian Hoxley
Disemua negara pasti mempunyai kebudayaan tersendiri, begitu pula dengan di negara kita Indonesia. Di Indonesia terdapat banyak sekali kebudayaan yang pastinya berbeda. Jika di amati, kebudayaan dapat berwujud gagasan (Ide), tindakan (perilaku), dan hasil karya yang berbentuk kebendaan (material).

Akan tetapi, terdapat beberapa ahli yang membagi kebudayaan menurut pendapat mereka, salah satunya ialah Julian Hoxley yang membagi kebudayaan menjadi 3 wujud yakni mentifact, sosiofact, dan artefact. Untuk lebih jelas lagi, berikut penjelasan dari ketiga wujud kebudayaan tersebut.

  1. Mentifact adalah kebudayaan yang bersifat abstrak atau tidak tampak, yaitu berupa aspek mental yang melandasi perilaku dan hasil kebendaan manusia, termasuk didalamnya ide, gagasan, pemikiran, kepercayaan, ideologi, sikap, dan pandangan-pandangan manusia terhadap alam semesta.
  2. Sosiofact adalah kebudayaan yang menempatkan manusia sebagai anggota masyarakat. Seperti, perilaku manusia yang disesuakan dengan sistem nilai, moral, norma, dan adat istiadat yang berlaku dalam masyarakat.
  3. Artefact adalah kebudayaan material atau kebendaan, seperti rumah, pakaian, perkakas rumah tangga, dan peralatan bekerja.

Nah itulah menjelasan singkat menurut julian hoxley kebudayaan setidaknya memiliki tiga wujud yakni mentifact, sosiofact, dan artefact. Semoga penjelasan singkat ini dapat membantu teman-teman semua.

Jumat, 02 Desember 2022

Menurut Prof. Miriam Budiardjo Negara Memiliki Beberapa Sifat Ini

Menurut Prof. Miriam Budiardjo Negara Memiliki Beberapa Sifat Ini (Kompas.com)

Negara merupakan organisasi yang didalamnya harus ada rakyat, wilayah yang permanen, dan pemerintah yang berdaulat (baik ke dalam atau ke luar). Sifat hakikat negara berkaitan erat dengan dasar-dasar terbentuknya negara, norma dasar (fundamental norm) yang menjadi tujuannya, falsafah hidup yang ingin diwujudkannya, dan juga dengan perjalanan sejarah dan tata nilai sosial-budaya yang telah berkembang dalam negara.


Menurut Prof. Miriam Budiardjo negara memiliki beberapa sifat hakikat antara lain sifat memaksa, sifat monopoli, dan sifat mencakup semua. Berikut penjelasan dari setiap sifat hakikat negara tersebut.

1. Sifat Memaksa

Negara memiliki sifat memaksa, dalam arti mempunyai kekuatan fisik secara legal. Sarana untuk itu adalah polisi, tentara, dan alat penjamin hukum lainnya. Dengan sifat memaksa ini, diharapkan semua peraturan perundangan yang berlaku ditaati supaya keamanan dan ketertiban negara tercapai.

Bentuk paksaan yang dapat dilihat dalam suatu negara adalah UU perpajakan yang memaksa setiap warga negara untuk membayar pajak. Bila ada yang melanggar akan dikenakan sanksi hukuman.

2. Sifat Monopoli

Negara mempunyai sifat monopoli dalam menetakan tujuan bersama masyarakat. Misalnya negara dapat mengatakan bahwa aliran kepercayaan atau partai politik tertentu dilarang karena dianggap bertentangan dengan tujuan masyarakat dan negara.

3. Sifat mencakup semua (all-embracing)

Semua peraturan perundang-undangan yan berlaku adalah untuk semua orang tanpa kecuali. Hal itu perlu, sebab kalau seseorang dibiarkan berada diluar ruang lingkup aktivitas negara, maka usaha negara ke arah tercapainya masyarakat yang dicita-citakan akan gagal.

Sumber pustaka :
  • Budiyanto. "Dasar-Dasar Ilmu Tata Negara" untuk SMA.Penerbit Erlangga.
  • Salikun dan Lukman Surya Saputra, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, SMP/MTs Kelas VIII : buku guru / Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-- Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2014.

Sumber

Ini Prinsip-Prinsip Demokrasi Menurut Alamudi

Ini Prinsip-Prinsip Demokrasi Menurut Alamudi (Maxmanroe.com)

Negara kita Indonesia merupakan salah satu negara Demokrasi terbesar di Dunia, hal tersebut terbukti pada pemilihan 2 Presiden Indonesia yang dipilih langsung oleh rakyatnya sendiri, yaitu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Joko Widodo.


Demokrasi merupakan bentuk pemerintahan rakyat karena rakyatlah yang berkuasa sekaligus diperintah. Arti demokrasi yang populer dikemukakan oleh Presiden Amerika Serikat Abraham Lincoln pada tahun 1863, yaitu pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

Apakah teman-teman tau bahwa terdapat prinsip-prinsip dari Demokrasi? Adapun yang menjadi prinsip-prinsip demokrasi ditinjau dari pendapat Alamudi yang kemudian dikenal dengan soko guru demokrasi adalah sebagai berikut.

  1. Kedaulatan rakyat.
  2. Pemerintahan berdasarkan persetujuan dari yang diperintah.
  3. Kekuasaan mayoritas.
  4. Hak-hak minoritas.
  5. Jaminan hak asasi manusia.
  6. Pemilihan yang bebas dan jujur.
  7. Persamaan di depan hukum.
  8. Proses hukum yang wajar.
  9. Pembatasan pemerintah secara konstitusional.
  10. Pluralisme sosial, ekonomi, dan politik.
  11. Nilai-nilai toleransi, pragmatisme, kerja sama, dan mufakat.

Pada hakikatnya rumusan-rumusan tersebut menyatakan bahwa di negara-negara yang menganut sistem demokrasi, kekuasaan tertinggi dalam negara berada di tengah rakyat dan bukan dipegang oleh penguasa secara mutlak. Hal tersebut sesuai dengan pasal 1 ayat 2 UUD 1945.

Demokrasi Pancasila merupakan budaya demokrasi bercorak khas Indonesia yang mengandung prinsip-prinsip sebagai berikut.

  1. Pemerintahan berdasarkan hukum.
  2. Perlindungan terhadap hak asasi manusia.
  3. Pengambilan keputusan atas dasar musyawarah.
  4. Peradilan yang merdeka.

Sumber referensi: Pendidikan Kewarganegaraan untuk SMA/ MA Kelas XI/ penulis, Rini Setyani, Dyah Hartati. — Jakarta : Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, 2011.

Sumber

Rabu, 09 Januari 2019

Lembaga-Lembaga Penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu)

Bawaslu
Pemilihan Umum yang selanjutnya disebut pemilu adalah sarana kedaulatan rakyat untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat, anggota Dewan perwakilan Daerah, Presiden dan Wakil presiden, dan untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, yang dilaksanakan siaran langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Penyelenggara Pemilu adalah lembaga yang menyelenggarakan Pemilu yang terdiri atas Komisi pemilihan Umum, Badan Pengawas pemilu, dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu sebagai satu kesatuan fungsi lenyelenggaraan Pemilu untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat, anggota Dewan perwakilan Daerah, Presiden dan Wakil Presiden, dan untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah secara langsung oleh rakyat.

Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum disebutkan tentang lembaga-lembaga yang menyelenggarakan pemilihan umum (pemilu), yaitu sebagai berikut:
  1. Komisi Pemilihan Umum yang selanjutnya disingkat KPU adalah lembaga Penyelenggara Pemilu yang bersifat nasional, tetap, dan mandiri dalam melaksanakan pemilu.
  2. Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang selanjutnya disingkat KPU Provinsi adalah Penyelenggara pemilu di provinsi.
  3. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang selanjutnya disingkat KPU Kabupaten/Kota adalah penyelenggara Pemilu di kabupaten/kota.
  4. Badan Pengawas Pemilu yang selanjutnya disebut Bawaslu adalah lembaga Penyelenggara pemilu yang mengawasi Penyelenggaraan Pemilu di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  5. Badan Pengawas Pemilu Provinsi yang selanjutnya disebut Bawaslu Provinsi adalah badan yang mengawasi Penyelenggaraan Pemilu di wilayah provinsi.
  6. Badan Pengawas Pemilu Kabupaten/Kota yang selanjutnya disebut Bawaslu Kabupaten/Kota adalah badan untuk mengawasi Penyelenggaraan pemilu di wilayah kabupaten/kota.
  7. Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu yang selanjutnya disingkat DKPP adalah lembaga yang bertugas menangani pelanstaran kode etik Penyelenggara Pemilu.

Asas, Prinsip, dan Tujuan Pemilihan Umum (Pemilu)

Ilustrasi Pemilu 2019, 
Pemilihan Umum yang selanjutnya disebut pemilu adalah sarana kedaulatan ratkyat untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat, anggota Dewan perwakilan Daerah, Presiden dan Wakil presiden, dan unhrk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, yang dilaksanakan siara langsung, umum, bebas, rahasra, jdur, dan adil dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum Bab II, telah diatur mengenai asas, prinsip dan tujuan dari pemilihan umum (pemilu). Adapun asas, prinsip dan tujuan dari pemilihan umum adalah sebagai berikut.

Asas Pemilihan Umum (Pemilu)

Asas pemilihan umum berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun 2017 tentang pemilihan umum Bab 2 Pasal 2 yaitu Pemilu dilaksanakan berdasarkan asas Langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Prinsip Pemilihan Umum (Pemilu)

Prinsip pemilihan umum berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun 2017 tentang pemilihan umum Bab 2 Pasal 3 yaitu Dalam menyelenggarakan pemilu, penyelenggara pemilu harus
melaksanakan Pemilu berdasarkan pada asas-asas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 dan penyelenggaraannya harus memenuhi prinsip:
  1. mandiri;
  2. jujur;
  3. adil;
  4. berkepastian hukum;
  5. tertib;
  6. terbuka;
  7. proporsional;
  8. profesional;
  9. akuntabel;
  10. efektif; dan
  11. efisien.

Tujuan Pemilihan Umum (Pemilu)

Tujuan pemilihan umum berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun 2017 tentang pemilihan umum Bab 2 Pasal 4 yaitu Pengaturan Penyelenggaraan pemilu bertujuan untuk:
  • memperkuat sistem ketatanegaraan yang demokratis;
  • mewujudkan pemilu yang adil dan berintegritas;
  • menjamin konsistensi pengaturan sistem pemilu;
  • memberikan kepastian hukum dan mencegah duplikasi dalam pengahrran pemilu; dan
  • meurujudkan pemilu yang efektif dan efisien.

Kamis, 20 Desember 2018

Ciri-Ciri Tata Kelola Pemerintahan yang Baik (Good Governance)

Ilustrasi good governance [image by BeritaHUKUM.Com], 
Tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) adalah seperangkat proses yang diberlakukan dalam organisasi baik swasta maupun negeri untuk menentukan keputusan. Tata laksana pemerintahan yang baik ini walaupun tidak dapat menjamin sepenuhnya segala sesuatu akan menjadi sempurna - namun, apabila dipatuhi jelas dapat mengurangi penyalah-gunaan kekuasaan dan korupsi. [id.wikipedia.org]

Good Governance atau tata kelola pemerintahan yang baik dapat diketahui dengan melihat beberapa ciri dan karakterisitiknya. Menurut Laode Ida (2002), tatakelola pemerintahan yang baik memiliki setidaknya lima ciri dan karakteristik sebagai berikut.
  1. Terwujudnya interaksi yang baik antara pemerintah, swasta, dan masyarakat, terutama bekerja sama dalam pengaturan kehidupan sosial politik dan sosio-ekonomi.
  2. Komunikasi, adanya jaringan multisistem (pemerintah, swasta, dan masyarakat) yang melakukan sinergi untuk menghasilkan output yang berkualitas.
  3. Proses penguatan diri sendiri (self enforcing process), ada upaya untuk mendirikan pemerintah (self governing) dalam mengatasi kekacauan dalam kondisi lingkungan dan dinamika masyarakat yang tinggi.
  4. Keseimbangan kekuatan (balance of force), dalam rangka mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development), ketiga elemen yang ada menciptakan dinamika, kesatuan dalam kompleksitas, harmoni, dan kerja sama.
  5. Independensi, yakni menciptakan saling ketergantungan yang dinamis antara pemerintah, swasta, dan masyarakat melalui koordinasi dan fasilitasi.
Kelima ciri dan karakteristik diatas tersebut menurut Laode Ida muncul pada pemerintahan yang telah menerapkan Good Governance atau tata kelola pemerintahan yang baik. Jika ciri tersebut tidak ada maka bisa jadi good governance tidak tercapai pada pemerintahan tersebut.


[Sumber]

Kamis, 01 Januari 2015

Perbedaan Ovipar dan Vivipar

Contoh Hewan Ovipar dan Vivipar, 
Secara generatif, Hewan dapat berkemban biak dengan tiga cara yaitu dengan ovipar, vivipar dan ovivipar. Kebanyakan hewan yang ada di dunia berkembang biak dengan cara Ovipar dan cara vivipar, kedua cara perkembang biakan tersebut mempunyai beberapa perbedaan.

Perkembangbiakan dengan cara Ovipar yaitu perkembang biakan dengan cara bertelur, sedangkan perkembangbiakan dengan cara Vivipar yaitu perkembangbiakan hewan dengan cara melahirkan. Dari pengertian dari kedua cara perkembangbiakan hewan tersebut maka dapat kita liha dengan jelas perbedaannya.

Jika pada perkembang biakan ovipar embrio hewan ini berkembang didalam telur dengan memanfaatkan cadangan makanan yang ada di dalam telur, sedangkan telur berada di luar tubuh induknya. agar menetas, telur biasanya dierami. Sedangkan pada perkembangbiakan vivipar, embrio ini berkembang di dalam tubuh iduknya dan mendapatkan makanan dari tubuh induknya melalui plasenta. setelah embrio atau anak hewan ini cukup umur akan dikeluarkan dari tubuh induknya atau dilahirkan.

Perbedaan antara perkembangbiakan Ovipar dan Vivipar dapat pula kita lihat dari jenis hewan yang menggunakan cara tersebut. Kebanyakan hewan yang menggunakan cara perkembangbiakan ovipar yaitu ikan, reptil, amfibi, dan burung. Sedangkan kebanyakan hewan yang menggunakan cara perkembangbiakan vivipar yaitu semua jenis mammalia, misalnya kambing, kucing, kuda , kelinci, paus, dan lumba-lumba.

Coba kalian mengamati hewan ayam serta kucing yang ada disekitar rumahmua, bagimana mereka berkembang biak? yang mana dari hewan tersebut yang berkembangbiak dengan cara ovipar dan vivipar?


Baca juga ini:

Minggu, 28 Desember 2014

Pengertian Ovipar

Ayam dan Telurnya [Image by www.islampos.com], 
Pernahkah teman-tema memakan telur ayam? telur kebanyakan dhasilkan oleh hewan yang cara berkembang biakannya dengan cara bertelur atau yang dinamkan dengan Ovivipar. Secara umum hewan-hewan dapat berkembang biak dengan tiga cara yaitu bertelur atau Ovipar, beranak atau melahirkan yang disebut dengan Vivipar serta hewan yang bertelur beranak atau Ovovivipar.

Apa itu Ovipar? Ovipar adalah perkembang biakan hewan dengan cara bertelur. embrio hewan ini berkembang didalam telur dengan memanfaatkan cadangan makanan yang ada di dalam telur, sedangkan telur berada di luar tubuh induknya. agar menetas, telur biasanya dierami.

Secara umum ciri-ciri dari hewan Ovivipar yaitu tidak mempunyai daun telinga dan tidak mempunyai puting susu untuk menyusui anaknya. Contoh hewan ovivipar kebanyakan adalah ikan, reptil, amfibi, dan burung.


Baca juga ini:

Pengertian Hewan Vivipar

Sapi [Image by pixabay.com], 
Ada beberapa cara yang dilakukan oleh hewan dalam berkembang biak, pada umumnya hewan-hewan yang ada didunia menggunakan tiga cara untuk berkembang biak, yaitu perkembang biakan dengan cara bertelur atau Ovipar, perkembang biakan dengan cara melahirkan atau Vivipar dan yang terakhir yaitu perkembang biakan dengan cara bertelur beranak atau Ovovivipar.

Vivipar adalah perkembang biakan dengan cara melahirkan. embrio ini berkembang di dalam tubuh iduknya dan mendapatkan makanan dari tubuh induknya melalui plasenta. setelah embrio atau anak hewan ini cukup umur akan dikeluarkan dari tubuh induknya atau dilahirkan.

Ciri-ciri umum yang biasanya kita lihat dari hewan vivpar atau hewan yang perkembang biakannya dengan cara melahirkan yaitu memiliki putng susu dan memiliki daun telinga contoh hewan vivipar pada mamalia, misalnya kambing, kucing, kuda , kelinci, gajah, sapi dan lain sebagainya. Hewan mammalia setelah melahirkan anakya kemudian akan menyusuinya.


Baca juga ini:

Kamis, 02 Oktober 2014

Pengertian Ovovivipar

Gambar : Contoh Hewan Ovovivipar, 
Ovovivipar, adalah salah satu cara perkembangbiakan pada hewan dengan cara bertelur dan beranak. embrio hewan ini berkembang di dalam telur yang masih berada di dalam tubuh induknya. setelah cukup umur, anak hewan menetas dan keluar dari tubuh induknya sehingga tampak seperti melahirkan atau beranak.

Sementara itu cadangan makanan yang diperoleh oleh anak hewan ovovivipar berasal dari dalam telur tesebut bukan dari tubuh induknya, beda halnya dengan hewan yang beranak yang suplay makanan untuk anaknya selama dalam perut berasal dari tubuh induknya. Contoh hewan ovovivipar adalah, hiu, ular boa, dan kadal.


Baca juga ini:

Senin, 17 Juni 2013

Hewan Berongga Atau Coelenterata

Hewan berongga [Image by Google.com],
Coelenterata adalah hewan berongga, conohnya Hydra dan Obelia. biasanya Hydra dapat dibedakan antara hewan jantan dan hewan betina. akan tetapi, sering djumpai yang bersifat hermafrodit. perkembangbiakan secara generatif dilakukan dengan membentuk ovarium dan testis.

Testis berupa bintil berbentuk kerucut yang tumbuh di kulit luar dan menghasilkan sperma. sedangkan ovarium berbentk bulatan menggembung yang didalamnya terbentuk satu sel telur. perkembang biakan generatif ada Hydra diawali dengan peuahan sel telur oleh sperma ang menghasilkan zigot. selanjutnya zigot membelah dan berkembang membentuk stadium morula -- balastula -- gastrula -- embrio.

Obelia berkembang biaksecara generatif dengan membentuk struktur yang menghasilkan gamet atau medusa. medusa dihasilkan oleh polip reproduktif. medusa yang menghasilkan sperma disebut medusa jantan. sedangkan medusa yang menghasilkan ovum disebut medusa betina. pembuahan pada obelia berlangsung diluar tubuh induknya atau secara eksternal.

Sel telur (ovum) bertemu dengan sperma sehingga berbentuk zigot. zigot membelah beberapa kali dan akhirnya menjadi planula (larva bersilia). planula dapat berenang dengan bantuan silia atau rambut getar. pada akhirnya planula menjadi polip atau obelia baru.

Hewan Bersel Satu Protozoa

Paramecium hewan ber sel satu [Image by sarwoedi.wordpress.com], 
Protozoa adalah hewan bersel satu. contoh protozoa adalah Paramaecium caudatum. Protozoa berkembang biak atau bereproduksi secara generatif dengan cara konjugasi. konjugasi adalah peleburan dua buah selgamet yang belum dapat dibedakan jenis kelaminnya. hewan ini mempunyai dua inti, yaitu makronukleus dan mikronukleus. pada peristiwa konjugasi, dua hewan bersatu untuk mengadakan pertukaran inti mikro (mikronukleus). setelah bertukar inti, kedua hewan berpisah dan masing-masing mengadakan pembelahan biner menjadi dua sel.

Setelah dengan konjugasi, hewan protozoa ada juga yang berkembang biak dengan cara anisogami, contohnya Plasmodim. Anisogami adalah peleburan dua gamet yang berbentuk dan berukuran berbeda, yaitu sel gamet jantan (mikrogamet)dengan sel gamet betina (makrogamet) yang biasanya berukuran lebih besar. perkembangbiakan secara generatif pada Plasmodium terjadi di dalam tubuh nyamuk Anopheles betina.

Pengertian Ovipar, Vivipar, Dan Ovovivipar

Lumba-lumba, hewan vivipar [Image by Google.com], 
Ovivipar, yaitu perkembanganbiakan dengan cara bertelur. embrio hewan ini berkembang didalam telur dengan memanfaatkan cadangan makanan yang ada di dalam telur, sedangkan telur berada di luar tubuh induknya. agar menetas, telur biasanya dierami. contoh hewan ovivipar adalah ikan, reptil, amfibi, dan burung.

Vivipar, yaitu perkembanganbiakan dengan cara melahirkan. embrio ini berkembang di dalam tubuh iduknya dan mendapatkan makanan dari tubuh induknya melalui plasenta. setelah embrio atau anak hewan ini cukup umur akan dikeluarkan dari tubuh induknya atau dilahirkan. contoh hewan vivipar adalah mamalia, misalnya kambing, kucing, kuda , kelinci, paus, dan lumba-lumba.

Ovovivipar, yaitu perkembanganbiakan hewan dengan cara bertelur beranak. embrio hewan ini berkembang di dalam telur yang masih berada di dalam tubuh induknya. setelah cukup umur, anak hewan menetas dan keluar dari tubuh induknya sehingga tampak seperti melahirkan. contoh hewan ovovivipar adalah, hiu, ular boa, dan kadal.

Rabu, 24 April 2013

Pengertian Pendidikan

Pendidikan atau pedagogi itu adalah kegiatan membimbing anak manusia menujukepada kedewasaan dan kemandirian (Langeveld, dalam Widodo, 2007:15). SementaraKingsley mengemukakan bahwa pendidikan adalah proses yang memungkinkankekayaan budaya non fisik dipelihara atau dikembangkan dalam mengasuh anak-anak atau mengajar orang-orang dewasa (Kingsley, 1965:4)Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1991:232), pendidikan berasal dari kata“didik’, lalu diberikan awalan kata “me” sehinggan menjadi “mendidik” yang artinyamemelihara dan memberi latihan.

Dalam memeliahara dan memberi latihan diperlukanadanya ajaran, tuntutan dan pimpinan mengenai akhlak dan kecerdasan pemikiran.Beberapa definisi pendidikan yang lain, diantaranya adalah sebagai berikut.
  1. John Dewey, Pendidikan adalah proses pembentukan kecakapan-kecakapan fundamental secaraintelektual, emosional ke arah alam dan sesama manusia
  2. M.J. Longeveled, Pendidikan adalah usaha , pengaruh, perlindungan dan bantuan yang diberikan kepadaanak agar tertuju kepada kedewasaannya, atau lebih tepatnya membantu anaka agar cukup cakap melaksanakan tugas hidupnya sendiri.
  3. Thompson, Pendidikan adalah pengaruh lingkungan terhadap individu untuk menghasilkan perubahan-perubahan yang tetap dalam kebiasaan perilaku, pikiran dan sifatnya.
  4. Frederick J. Mc Donald, Pendidikan adalah suatu proses atau kegiatan yang diarahkan untuk merubah tabiat (behavior) manusia.
  5. H. Horne, Bahan ajar Pengantar Kependidikan program studi Pendidikan Matematika FKIP-UNIKALOleh: Muhammad Ali Gunawan, M.Pd.
  6. J.J. Russeau, Pendidikan adalah pembekalan yang tidak ada pada pada saat anak-anak, akan tetapidibutuhkan pada saat dewasa.
  7. Ki Hajar Dewantara, Pendidikan adalah daya upaya untuk memajukan budi pekerti, pikiran, serta jasmanianak, agar dapat memajukan kesempurnaan hidup yaitu hidup dan menghidupkan anak  yang selaras dengan alam dan masyarakatnya.
  8. Ahmad D. Marimba, Pendidikan adalah bimbingan secara sadar oleh si pendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani si terdidik menuju terbentuknya kepribadian yang utama.
  9. Insan Kamil, Pendidikan adalah usaha sadar yang sistematis dalam mengembangkan seluruh potensi yang ada dalam diri manusia untuk menjadi manusia yang seutuhnya.
  10. Ivan Illc, Pendidikan adalah pengalaman belajar yang berlangsung dalam segala lingkungan dan sepanjang hidup.
  11. Edgar Dalle, Pendidikan adalah usaha sadar yang dilakukan oleh keluarga, masyarakat, dan pemerintah melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan latihan, yang berlangsung di sekolah dan di luar sekolah sepanjang hayat untuk mempersiapkan peserta didik agar dapat mempermainkan peranan dalam berbagai lingkungan hidup secara tetap untuk masa yang akan datang.
  12. Hartoto, Pendidikan adalah usaha sadar, terencana, sistematis, dan terus-menerus dalam upayamemanusiakan manusia.
  13. Ngalim Purwanto, Pendidikan adalah segala urusan orang dewasa dalam pergaulannya dengan anak-anak untuk memimpin perkembangan jasmani dan rohaninya kearah kedewasaan. Bahan ajar Pengantar Kependidikan program studi Pendidikan Matematika FKIP-UNIKALOleh: Muhammad Ali Gunawan, M.Pd.
  14. Driakara, Pendidikan adalah memanusiakan manusia muda atau pengangkatan manusia.
  15. W.P. Napitulu, Pendidikan adalah kegiatan yang secara sadar, teratur, dan terencana dalam tujuanmengubah tingkah laku ke arah yang diinginkan. Definisi Pendidikan menurut undang-undang dan GBHN 16. UU No. 2 tahun 1989 Pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan pelatihan bagi peranannya di masa yang akan datang.
  16. UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan nasional, Pendidikan adalah usaha sadar terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinyauntuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian,kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan darinya, masyarakat,bangsa, dan negara.
  17. GBHNP, Pendidikan adalah usaha sadar untuk mengembangkan kepribadian dan kemampuan didalam dan di luar sekolah dan berlangsung seumur hidup.
Dari beberapa definisi pendidikan di atas, pada dasarnya pengertian pendidikan yangdikemukakan memiliki kesamaan yaitu usaha sadar, terencana, sistematis, berlangsungterus-menerus, dan menuju kedewasaan.

Regresi Linear Berganda

Analisis regresi linear berganda sebenarnya sama dengan analisis regresi linear sederhana, hanya variabel bebasnya lebih dari satu buah. Persamaan umumnya adalah:

Y = a + b1 X1 + b2 X2 + .... + bn Xn.

Dengan Y adalah variabel bebas, dan X adalah variabel-variabel bebas, a adalah konstanta (intersept) dan b adalah koefisien regresi pada masing-masing variabel bebas.

Interpretasi terhadap persamaan juga relatif sama, sebagai ilustrasi, pengaruh antara motivasi (X1), kompensasi (X2) dan kepemimpinan (X3) terhadap kepuasan kerja (Y) menghasilkan persamaan sebagai berikut:

Y = 0,235 + 0,21 X1 + 0,32 X2 + 0,12 X3
  1. Jika variabel motivasi meningkat dengan asumsi variabel kompensasi dan kepemimpinan tetap, maka kepuasan kerja juga akan meningkat
  2. Jika variabel kompensasi meningkat, dengan asumsi variabel motivasi dan kepemimpinan tetap, maka kepuasan kerja juga akan meningkat.
  3. Jika variabel kepemimpinan meningkat, dengan asumsi variabel motivasi dan kompensasi tetap, maka kepuasan kerja juga akan meningkat.
Interpretasi terhadap konstanta (0,235) juga harus dilakukan secara hati-hati. Jika pengukuran variabel dengan menggunakan skala Likert antara 1 sampai dengan 5 maka tidak boleh diinterpretasikan bahwa jika variabel motivasi, kompensasi dan kepemimpinan bernilai nol, sebagai ketiga variabel tersebut tidak mungkin bernilai nol karena Skala Likert terendah yang digunakan adalah 1.

Analisis regresi linear berganda memerlukan pengujian secara serempak dengan menggunakan F hitung. Signifikansi ditentukan dengan membandingkan F hitung dengan F tabel atau melihat signifikansi pada output SPSS. Dalam beberapa kasus dapat terjadi bahwa secara simultan (serempak) beberapa variabel mempunyai pengaruh yang signifikan, tetapi secara parsial tidak. Sebagai ilustrasi: seorang penjahat takut terhadap polisi yang membawa pistol (diasumsikan polisis dan pistol secara serempak membuat takut penjahat). Akan tetapi secara parsial, pistol tidak membuat takut seorang penjahat. Contoh lain: air panas, kopi dan gula menimbulkan kenikmatan, tetapi secara parsial, kopi saja belum tentu menimbulkan kenikmatan.

Penggunaan metode analisis regresi linear berganda memerlukan uji asumsi klasikyang secara statistik harus dipenuhi. Asumsi klasik yang sering digunakan adalah asumsi normalitas, multikolinearitas, autokorelasi, heteroskedastisitas dan asumsi linearitas..

Langkah-langkah yang lazim dipergunakan dalam analisis regresi linear berganda adalah 1) koefisien determinasi; 2) Uji F dan 3 ) uji t. Persamaan regresi sebaiknya dilakukan di akhir analisis karena interpretasi terhadap persamaan regresi akan lebih akurat jika telah diketahui signifikansinya. Koefisien determinasi sebaiknya menggunakan Adjusted R Square dan jika bernilai negatif maka uji F dan uji t tidak dapat dilakukan.

Bentuk-bentuk regresi yang juga sering digunakan dalam penelitian adalah regresi logistik atau regresi ordinal.

Interpretasi Output

1. Koefisien determinasi
Koefisien determinasi mencerminkan seberapa besar kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan varians variabel terikatnya. Mempunyai nilai antara 0 – 1 di mana nilai yang mendekati 1 berarti semakin tinggi kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan varians variabel terikatnya.

2. Nilai t hitung dan signifikansi
Nilai t hitung > t tabel berarti ada pengaruh yang signifikan antara variabel bebas terhadap variabel terikat, atau bisa juga dengan signifikansi di bawah 0,05 untuk penelitian sosial, dan untuk penelitian bursa kadang-kadang digunakan toleransi sampai dengan 0,10.

3. Persamaan regresi
Sebagai ilustrasi variabel bebas: Biaya promosi dan variabel terikat: Profitabilitas (dalam juta rupiah) dan hasil analisisnya Y = 1,2 + 0,55 X. Berarti interpretasinya:
  • Jika besarnya biaya promosi meningkat sebesar 1 juta rupiah, maka profitabilitas meningkat sebesar 0,55 juta rupiah.
  • Jika biaya promosi bernilai nol, maka profitabilitas akan bernilai 1,2 juta rupiah.
Interpretasi terhadap nilai intercept (dalam contoh ini 1,2 juta) harus hati-hati dan sesuai dengan rancangan penelitian. Jika penelitian menggunakan angket dengan skala likert antara 1 sampai 5, maka interpretasi di atas tidak boleh dilakukan karena variabel X tidak mungkin bernilai nol.

Regresi Linear

Regresi linear adalah alat statistik yang dipergunakan untuk mengetahui pengaruh antara satu atau beberapa variabel terhadap satu buah variabel. Variabel yang mempengaruhi sering disebut variabel bebas, variabel independen atau variabel penjelas. Variabel yang dipengaruhi sering disebut dengan variabel terikat atau variabel dependen. Regresi linear hanya dapat digunakan pada skala interval dan ratio.

Secara umum regresi linear terdiri dari dua, yaitu regresi linear sederhana yaitu dengan satu buah variabel bebas dan satu buah variabel terikat; dan regresi linear berganda dengan beberapa variabel bebas dan satu buah variabel terikat. Analisis regresi linear merupakan metode statistik yang paling jamak dipergunakan dalam penelitian-penelitian sosial, terutama penelitian ekonomi. Program komputer yang paling banyak digunakan adalah SPSS (Statistical Package For Service Solutions).

Regresi Linear Sederhana

Analisis regresi linear sederhana dipergunakan untuk mengetahui pengaruh antara satu buah variabel bebas terhadap satu buah variabel terikat. Persamaan umumnya adalah:

Y = a + b X.

Dengan Y adalah variabel terikat dan X adalah variabel bebas. Koefisien a adalah konstanta (intercept) yang merupakan titik potong antara garis regresi dengan sumbu Y pada koordinat kartesius.

Langkah penghitungan analisis regresi dengan menggunakan program SPSS adalah: Analyse --> regression --> linear. Pada jendela yang ada, klik variabel terikat lalu klik tanda panah pada kota dependent. Maka variabel tersebut akan masuk ke kotak sebagai variabel dependen. Lakukan dengan cara yang sama untuk variabel bebas (independent). Lalu klik OK dan akan muncul output SPSS.